Bendung Virus Tanpa Anti Virus

Cara mudah menghadapi virus computer sebenarnya enaknya gunain anti virus, ya nggak?? karena dengan anti virus tersebut tidak perlu susah-susah mengetahui ini file kena virus atau tidak karena akan terdeteksi otomatis… (kalo anvir nya nggak ngaco…) , tetapi dengan penggunaan anti virus tersebut, tentunya juga mempunyai sebuah kerugian tersendiri, misalnya saja kecepatan computer menjadi semakin lambat, anti virus harus memerlukan update setiap bulan bahkan mungkin setiap minggu, dll

Dengan kerugian seperti itu tentunya agak males juga jika tiap bulan atau minggu harus melakukan update, apalagi dengan kecepatan computer yang menurun… nggak asyik banget kan…

Kali ini kita akan mencoba sebuah trik yang akan mengurangi resiko tertularnya virus tanpa anti virus… meskipun tips ini nggak seratus persen sempurna tetapi cukup handal… nggak percaya… copot sekarang anvir anda n lakukan cara-cara berikut :

Sebelum menggunakan tips-tips nya ada baiknya kita mengetahui seperti apa kerja atau file yang terkena virus

Kebanyakan virus sekarang ini menular lewat media eksternal misalnya aja flasdisk atau disket (masih jaman aja disket… he….. ) dengan menggunakan fasilitas autorun otomatis pada windows virus akan menyebarkan dan menduplikatkan dirinya secara otomatis, selain itu virus biasanya merubah ekstention suatu file dan menyembunyikan file aslinya, misalnya saja file word yang berekstention .doc akan disembunyikan virus dan diganti dengan file word yang berkekstensikan .exe, hal ini digunakan untuk mengelabuhi user, agar file tersebut diklik, dan seandainya user tersebut mengklik file tersebut, maka dengan otomatis virus akan menyebar pada computer user tersebut

Untuk itu artikel ini hanya akan membahas tips untuk computer yang tidak terhubung langsung keinternet, dan hanya computer yang digunakan untuk sharing data melalui flasdisk, disket atau media eksternal lainnya.. untuk computer yang terhubung dengan internet, tips nya juga boleh digunain tapi kayaknya agak kurang efektif, jadi bahasnya yang itu ntar aja ya, kalo ada waktu🙂

Okey langsung aja, pasti sudah tidak sabar. Disini saya akan bagi menjadi dua metode yaitu yang pertama sebelum aktivitas dan waktu aktivitas.

Kita bahas yang pertama dulu yaitu sebelum aktivitas, maksudnya tips ini kita gunain sebelum melakukan colok-colok flash atau media lainnya :

1.      Setting Restore Point kamu, caranya klik Menu Start => All Programs => accessories => System Tool => system Restore. Kemudian akan muncul jendela system restore, checklist create a restore point, kemudian klik next untuk melanjutkan. Pada tab Restore Point Description beri nama sesuka kamu, misalkan saja system ok, lalu klik next create jika sudah dan klik close.

Nah jika windows kamu crash, rusak atau kena virus bisa lakukan restore point untuk mengembalikan kewindows saat restore point dibuat, tapi nggak semua virus bisa hilang kena restore point, virus yang keren-keren nggak akan hilang meski kita restore point

2.      Matikan fasilitas autorun, hal ini kita gunain agar virus nggak nyebar secara otomatis. Untuk lebih detilnya baca tulisan saya yang berjudul mengatasi virus yang menginfeksi secara otomatis.

Jika sudah dimatiin autorunnya, matiin juga autorun cdroom, dengan cara klik kanan drive cdroom, klik tab autoplay, pilih type yang akan dimatikan, pada action pilih select an action to perform dan pilih take no action, klik aplly, lakukan hal ini untuk semua type content.

3.      Gunain software Restriction, cara penggunaanya sudah saya bahas pada tulisan saya sebelumnya, dengan judul sedia payung sebelum kena virus.

4.       Perlihatkan System Hidden,  kamu juga bisa baca artikel saya sebelumnya dengan judul kembalikan file atau folder hilang akibat virus, disitu juga saya bahas tentang penggunaan cmd untuk melihat file system hidden yang menghilangkan file asli, dan menampakkan file virus.

Metode yang kedua yaitu waktu aktivitas, artinya kita gunain nih cara waktu kita nyolokin flash disk atau media lainnya kekomputer kita, caranya yaitu periksa file atau folder dalam flash tersebut, jika ada file atau folder yang tidak kamu kenal atau merasa tidak memilikinya, ada baiknya hapus aja langsung, bisa jadi itu virus yang kan nyerang pertahanan computer kita. Atau jika kita melihat file word tapi ekstentionnya exe atau lainnya, bisa jadi itu juga virus, dan file asli kita biasanya disembunyikan. Untuk itu perlihatkan semua info folder atau file, dengan cara view => details, selain file berubah ekstentionnya bisa juga folder juga ada ekstentionnya, nah ini juga perlu diwaspadai atau folder ada ukurannya pada size nya, ini juga bisa jadi virus, faktanya kan folder itu tidak berekstention atau ada size nya pada explorer.

Mungkin cara-cara itu bisa menghambat virus masuk ke PC kita, meskipun ada cara lainnya seperti masuk keregistry editor dan beri nilai 1 pada DWORD : DisableCMD yang punya alamat di HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Windows\System. Cara ini digunakan untuk mendisable cmd, tapi nggak asyik kan kalo cmd di disable, tapi kalau mau ya nggak apa-apa biar tidak kena virus batch. Tapi buat yang sering gunain CMD, ada baiknya jangan matiin fasilitas cmd kamu. Atau cara-cara lainnya, tips-tips lainnya dibahas lain kali aja ya, dah capek ngetik… 🙂

4 thoughts on “Bendung Virus Tanpa Anti Virus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s